KPU Imbau Debat Pilpres Tak Saling Menyudutkan dan Menjatuhkan

Tandaseru – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengimbau capres dan cawapres untuk tidak memberikan pertanyaan spesifik mengenai kasus tertentu pada paslon lainnya saat debat Pilpres 2019. Kendati demikian, KPU menyebut sah-sah saja itu dilakukan.

Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan, pertanyaan spesifik yang cenderung menyerang lawan sebisa mungkin dihindari agar kedua paslon fokus pada penyampaian visi dan misi.

“Saya kira itu sudah menjadi kesepahaman bersama bahwa pertanyaan yang sifatnya tertutup antarpasangan calon itu dihindari pertanyaan yang terlalu mikro, singkatan-singkatan, atau membahas kasus per kasus,” kata Pramono di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Jumat (11/1).

Menurutnya, tujuan dalam debat pilpres ialah untuk menggali lebih dalam terkait gagasan masing-masing paslon untuk diketahui publik. Pramono mengatakan jangan sampai terjebak dalam kasus yang berkaitan dengan paslon.

KPU akan selalu mengingatkan kepada kedua paslon untuk berkomitmen menjaga suasana debat yang kondusif. Hal tersebut untuk menghindari pertanyaan yang sifatnya menyudutkan atau menyerang salah satu paslon.

“Biar kemudian nanti masyarakat yang menilai,” ujarnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait