KPU Sebut Hoax Ratna tak Masuk Ranah Pelanggaran Kampanye

Tandaseru– Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikab kasus hoax aktivis perempuan Ratna Sarumpaet tidak masuk dalam ranah pelanggaran kampanye Pemilu 2019.

Komisioner KPU, Wahyu Setiawan mengatakan, hoax Ratna merupakan kasus yang berhubungan dengan dugaan pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan tidak terkait kampanye pemilihan umum.

Adapun dugaan pelanggaran UU ITE itu sudah ditangani aparat yang berwenang, dalam hal ini pihak kepolisian.

“Kalau dalam pandangan saya, saya memberikan keterangan bahwa pernyataan berita bohong ibu Ratna Sarumpaet itu tidak terkait dengan kampanye pemilu 2019,” kata Wahyu di kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (23/10).

Dia mengatakan bahwa penegasan serupa pernah disampaikannya saat menjadi saksi dari KPU, dalam forum yang dihadiri oleh Gakkumdu, Kepolisian, serta Kejaksaan, dan Bawaslu.

Sebelumnya, Polisi juga telah mengizinkan Bawaslu memeriksa tersangka kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet di Mapolda Metro Jaya pada Rabu (24/10) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Berkaitan permintaan Bawaslu untuk periksa RS, sudah dikomunikasikan dengan Krimum bahwa besok Bawaslu akan klarifikasi di Polda Metro Jaya pukul 14.00 WIB.

Artinya nanti dari Bawaslu datang ke sini menanyakan RS terkait laporan di Bawaslu,” Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (23/10).

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -