Lirik Lagu ‘Kemarin’ Seventeen, Pencipta Tewas dan Vokalis Kehilangan Istri

Tandaseru – Dunia musik Indonesia berduka karena personil, manajer dan keluarga grup band Seventeen ikut menjadi korban tewas dalam peristiwa tsunami Selat Sunda yang memporakporandakan Pesisir Pantai di Banten dan Lampung.

Group band Seventeen yang digandrungi anak muda milenial dan juga sebagian orang tua tersebut kini tengah berduka. Saat kembali mencoba memutar dan mendengar beberapa lagu Seventeen cukup membuat merinding.

Herman Seventeen Meninggal

Ada dua lagu Seventeen yang liriknya menyayat hati. Lagu pertama Jangan Dulu Pergi dan lagu kedua Kemarin. Dua lirik lagu ini seolah-olah menandakan sebuah perpisahan untuk selamanya.

Lagu Kemarin diciptakan oleh Herman Sikumbang yang juga ikut tewas pada bencana tsunami Selat Sunda. Lagu ini dirilis pada 21 Desember 2016, tepat 2 tahun sebelum menewaskan pencipta lagu.

Yang menyayat hati lagi, lirik lagu ini juga menggambarkan kesedihan vokalis band Seventeen Riefian Fajarsyah atas kepergian istrinya, Dylan Sahara dalam peristiwa tsunami Selat Sunda.

Ini sebagian lirik lagu Kemarin 

Kemarin engkau Masih ada disini
Bersamaku Menikmati rasa ini
Berharap semua Takkan pernah berakhir
Bersamamu Bersamamu

Kemarin Dunia terlihat sangat indah
Dan denganmu Merasakan ini semua
Melewati hitam Putih hidup ini
Bersamamu Bersamamu

Kini Sendiri disini
Mencarimu Tak tahu dimana
Semoga tenang Kau disana
Selamanya

Aku Slalu mengingatmu
Doakan mu Setiap malamku
Semoga tenang Kau disana
Selamanya

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait