Ledakan di Grand Wijaya, Polisi Periksa Tiga Orang dan Pemilik Ruko

Tandaseru – Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan meminta keterangan tiga orang saksi terkait dengan ledakan di ruko Grand Wijaya, Jakarta Selatan. Ketiga orang itu diperiksa karena berada di dalam ruko namun tidak terkena luka apapun.

“Ini kantor konsultan properti. Ada 3 orang di dalam memang menunggu ruko tersebut justru aman,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar, di Jalan Wijaya II, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018).

Menurut Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya ini ketiga orang yang merupakan penunggu ruko tersebut sedang berada di lantai atas. Indra menyebutkan karena sedang di lantai atas, maka ketiga orang itu tidak terkena luka akibat ledakan tersebut.

“Sementara 2 korban luka ringan kena pecahan kaca pedagang kaki lima yang memang aktivitasnya di depan situ,” ujar Indra.

Selain ketiga orang tersebut, kata Indra, pemilik kantor konsultan juga telah diminta datang ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan. “Saat ini pemiliknya sudah kami minta datang ke kantor untuk dimintai keterangan,” kata dia.

Sebelumnya, suara ledakan terdengar kencang di Ruko Grand Wijaya, Jakarta Selatan pada Kamis (12/7/2018) sekitar pukul 04.30 WIB. Setelah mendapatkan kabar itu tim Gegana dan Penjinak Bom (Jibom) langsung menuju TKP.

Selanjutnya, setelah ditelusuri ternyata tim Gegana dan Jibom tidak menemukan bahan-bahan seperti bom atau yang lainnya. Ternyata, ledakan tersebut terjadi akibat ledakan dari tabung gas elpiji 12 kg.

Kumpulan Berita Terkait