Ledakan Ruko Grand Wijaya, Polisi Dalami Unsur Kelalaian

Tandaseru – Aparat kepolisian tengah menyelidiki kasus ledakan di ruko Grand Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (12/7/2018). Saat ini, polisi masih mendalami apakah ada unsur kelalaian dalam kejadian tersebut.

“(unsur kelalaian) masih kita dalami,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018).

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini mengungkapkan karena ledakan dari tabung gas elpiji 12 kg itu, setidaknya 11 ruko disekitar ruko konsultan properti itu mengalami kerusakan. Selain itu, ada beberapa mobil yang terparkir juga mengalami kerusakan.

“Sekitar 11 ruko yang kacanya pecah, ada juga yang hanya satu daun pintu itu, ada juga yang retak itu ada. Mobil juga rusak seperti yang didepan persis didepan ruko itu sekitar 20 meter lah itu ada mobil rusak juga kaca juga pecah. Ada juga mobil kaca belakang retak,” ucapnya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stefanus Tamuntuan menfatakana saat ini pihak kepolisian tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pasca ledakan di Ruko Grand Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“(Tim penjinak bom) Jibom sudah selesai sterilisasi. Saat ini sedang olah TKP dilanjutkan oleh Tim Puslabfor dan Inafis Bareskrim Polri,” kata Stefanus saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (12/7/2018).

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -