Lengkapi Berkas, Polisi Periksa Ketum Joman Terkait Kasus Pengancaman Terharap Jokowi

Tandaseru – Ketua Umum Jokowi Mania (Joman), Emmanuel Ebenezer diperiksa polisi sebagai saksi pelapor soal kasus pengancam pemenggal kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan tersangka berinisial HS yang sudah berhasil ditangkap.

Emmanuel mengaku pemeriksaannya kali ini oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya guna pelengkapan berkas atas kasus tersebut.

“Saya datang untuk pemeriksaan lanjutan dan pelengkapan berkas. Karena laporan kita ada beberapa yang blur. Perempuan (perekam video) kita sebut asal Sukabumi ternyata bukan, yang Palembang juga bukan. Akhirnya yang benar di Bekasi Mbak Ina itu,” kata Imamanuel di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, (16/5).

Immanuel menghadirkan 4 saksi dalam pemeriksaan yang berlangsung hari ini. Ia menyebut saksi-saksi yang dihadirkannya adalah saksi yang mengetahui kasus tersebut

“(Saksi) ada empat ini semua berkaitan dengan saksi-saksi yang melapor, saksi-saksi pelapor ya untuk sementara ini,” ungkap Immanuel.

Sebagai terlapor, ia berharap akan ada tersangka baru terkait kasus tersebut. Ia hari ini diperiksa sebagai pelapor kasus itu.

Sebelumnya diketahui, relawan Jokowi Mania melaporkan Hernawan ke Polda Metro Jaya. Hermawan akhirnya ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Dalam video yang dilaporkan itu, hermawab tampak mengenakan topi dan mengancam akan memenggal kepala Jokowi. Video itu disebut diambil saat dirinya mengikuti demo di depan kantor Bawaslu, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, pada Jumat (10/5).

Selain Hermawan, wanita yang merekam video itu juga sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Dalam video tersebut, Ina tampak memegang ponsel dan mengarahkan videonya kepada Hermawan. Ina mengenakan kerudung berwarna biru dan kacamata hitam.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait