Lifting Migas Nasional Capai 90 Persen, Lima KKKS Ini Sumbang 75 Persen

Tandaseru – SKK Migas melaporkan realisasi operasional lifting migas nasional mencapai 1,8 juta boepd (barrel oil ekuivalen per day) atau sebesar 90% dari target lifting nasional.

Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, di Jakarta, Kamis (11/7) mengungkapkan, SKK Migas bersama KKKS terus berupaya melaksanakan program pengembangan yang berkelanjutan, juga melaksanakan eksplorasi untuk menemukan cadangan migas baru.

Agung menerangkan, hingga semester 1 2019 ini, 75% lifting minyak nasional disumbang oleh 5 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) besar di Indonesia dengan rincian sebagai berikut:

  1. CPI : 194.000 bopd
  2. EMCL : 220.000 bopd
  3. Pertamina EP : 80.000 bopd
  4. PHM : 37.000 bopd
  5. PHE OSES : 29.000 bopd

Sementara 65% dari total lifting gas nasional disumbang oleh KKKS berikut:

  1. BP Tangguh : 971 mmscfd (174.000 boepd)
  2. COPHI Grissik : 827 mmscfd (148.000 boepd)
  3. Pertamina EP : 768 mmscfd (137.000 boepd)
  4. PHM : 662 mmscf (118.000 boepd)
  5. ENI Muara Bakau : 589 mmscfd (105.000 boepd)

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait