Lindungi Korban dari Amukan Massa, Kapolsek Ini Rela Bersimpuh dan Memohon Belas Kasih

Tandaseru – Aksi heroik Kapolsek Cempa Polres Pinrang Iptu Akbar yang bersimpuh di tanah untuk melindungi nyawa pekerja tambang pasir dari amukan massa menuai simpatik warga Pinrang.

Kejadian pada Selasa (5/11) itu mulai viral di media sosial. Saat itu, ratusan warga berdemonstrasi dan meluapkan amarah mereka di lokasi tambang pasir Desa Salipolo, Kecamatan Cempa Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Demi menyelamatkan nyawa seorang pekerja tambang pasir yang sudah terluka dan terkapar tak berdaya di pepohonan, Iptu Akbar rela bersimpuh sambil memohon belas kasih massa yang masih berusaha menganiaya pekerja tambang pasir itu.

“Beliau seorang perwira kepolisian dengan jabatan Kapolsek, tetapi rela bersimpuh memohon belas kasih warga demi menyelamatkan nyawa seorang pekerja tambang yang sudah terluka, terkapar tak berdaya dari amuk massa. Kami salut dan simpatik atas tindakan beliau, hal seperti inilah yang perlu mendapatkan atensi penghargaan dari pimpinan Polri,” kata Muhammad Nur, seorang tokoh pemuda Pinrang yang juga salah satu wakil ketua di organisasi Pemuda Muhammadiyah Cabang Pinrang, Jumat (8/11).

Hal senada dilontarkan Agustinus Minggu, warga Pinrang lainnya. “Saya sudah menonton langsung videonya. Sebagai warga Pinrang, saya salut dan bangga memiliki seorang Kapolsek seperti beliau,” ujarnya.

Dia mengatakan Iptu Akbar rela menanggalkan pangkat dan jabatannya serta mempertaruhkan nyawanya sendiri demi menyelamatkan nyawa seseorang yang sudah tak berdaya dari amuk massa. “Ini aksi kemanusiaan yang luar biasa,” ungkap Agustinus yang juga Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Pinrang.

Rasa simpatik juga disampaikan Muchsin Jack. Muchsin yang merupakan tokoh pemuda dan seorang aktivis di Kabupaten Pinrang menyebutkan, aksi Kapolsek Cempa tersebut sangat rawan dan bisa mengancam nyawanya sendiri.

”Beliau mempertaruhkan nyawanya sendiri demi memyelamatkan nyawa orang lain. Sudah sering kita tonton, aparat terkadang menjadi incaran amuk massa saat ada aksi demonstrasi. Ini kejadian langka, seorang aparat rela bersimpuh memohon di tengah amuk massa demi menyelamatkan nyawa seseorang,” kata Muchsin.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait