Lokasi Paling Mengerikan di Afrika ini Buat Nyawa Manusia Nggak Berharga!

Tandaseru – Mengerikan jika membayangkan harus tinggal dan hidup di wilayah dengan tingkat kematian dan pembunuhan yang sangat tinggi. Seperti lokasi paling mengerikan di Afrika yang menjadikan nyawa penduduknya tidak berharga!

Siapa sih yang menginginkan adanya konflik di perbatasan negaranya? Salah satu penduduk yang merasakan kengerian konflik yang terjadi di perbatasan negaranya adalah Afrika.

Bahkan di sana aksi baku tembak, penculikan serta pembunuhan sudah seperti kegiatan sehari-hari yang sangat banyak terjadi.

Salah satu daerah perbatasan di Afrika yang penduduknya harus terus bersiaga atas kemungkinan terburuk adalah South Kordofan, Sudan. Parahnya, warga di sana harus selalu siap kapan pun nyawa mereka akan hilang.

Serangan tak pandang bulu di lokasi paling mengerikan di Afrika ini sering terjadi!

Wilayah South Kordofan ini ternyata terbagi jadi 3 kubu yaitu kubu pemerintah, pemberontak dan kubu sipil. Ketegangan memang hanya terjadi antara kubu pemerintah dan pemberontak saja.

Tapi kubu sipil justru yang mungkin paling banyak menderita kerugian, pasalnya mereka terpaksa jadi korban akibat perseteruan tersebut.

Mereka harus berada di antara hidup dengan segala resiko siksaan lahir maupun batin atau mati tertembak begitu saja. Bisa dibayangkan betapa kelamnya kehidupan mereka.

Teror udara selalu mengintai setiap hari!

Kewaspadaan para penduduk Sudan haruslah 24 jam penuh. Sebab mereka harus selalu siaga untuk mendengar suara-suara yang akan datang, sepert suara gemuruh dari pesawat Antonov milik Sudan.

Karena, pesawat itulah yang kerap menurunkan bom dari udara ke wilayah South Kordofan tanpa bisa diprediksi. Akibat situasi yang tak terkendali itu, hampir di seluruh wilayah South Kordofan tak ada yang membangun rumah permanen.

Semua penduduk di sana lebih memilih untuk bermukim dengan berpindah tempat untuk menghindari serangan tiba-tiba. Tak sedikit yang memilih untuk menetap di goa atau mengeruk tanah seperti membuat ruang bawah tanah sebagai tempat berlindung dari ledakan atau tembakan.

Hidup di goa atau bawah tanah sudah biasa

Dengan begitu banyak serangan, membuat orang-orang sipil di South Kordofan harus terus mencari lokasi teraman.

Bertahan hidup di goa atau menggali tanah sebagai bunker adalah pilihan terbaik mereka. Setiap orang bahkan sudah mengetahui lokasi berlindung mereka.

Jadi setiap kali mendengar gemuruh pesawat, pasti mereka akan berlari sekencang mungkin menuju kedua tempat tersebut yang dianggap paling aman.

Tidak ada akses ke Dunia luar

Malangnya, South Kordofan merupakan lokasi yang tidak punya akses ke dunia luar. Mereka benar-benar terputus dari negara lain atau wilayah lain di sekitarnya.

Jadi bagi penduduk di sana hanya ada dua pilihan, mati atau menunggu kematiannya perlahan.

Karena setiap warga atau militan yang mencoba keluar dan mencari kebebasan, pasti ada saja serangan bertubi-tubi yang datang.

Sampai kapan pun mereka akan terus terjebak di sana bahkan sampai Pemerintah membumi hanguskan wilayah tersebut agar para pemberontak di sana lenyap. Memang terdengar kejam, tapi itulah yang terjadi pada mereka.

Miris sekali bukan lokasi paling mengerikan di Afrika tersebut? Seolah nyawa manusia di sana benar-benar tak berharga!

Kumpulan Berita Terkait