Banyak Manfaat Bercinta Saat Hamil yang Sayang Dilewatkan!

JAKARTA (!) – Kata siapa bercinta saat hamil itu dilarang dan berbahaya? Sebenarnya ada loh manfaat bercinta saat hamil, apalagi jika sang ibu hamil berhasil meraih orgasmenya! Penasarankan apa saja manfaatnya?

Konselor seks sekaligus pelatih kehamilan serta kebugaran di Amerika, Yvonne K. Fulbright, Ph.D., mengungkapkan orgasme ketika hamil dapat terasa lebih intens dibandingkan biasanya sebab adanya peningkatan pada aliran darah dari jantung ke area genital serta panggul sebagai efek kehamilan.

Bahkan, sejumlah wanita bisa mencapai orgasme aslinya ketika masa kehamilan, orgasme ganda serta berorgasme tanpa menerima rangsangan seksual pun bisa dirasakan.

Nah, inilah manfaat bercinta saat hamil dan meraih orgasme di masa kehamilan yang tidak bisa dilewatkan!

Membantu melepas stress

Seks serta orgasme ternyata bisa melepaskan hormon mood bahagia endorfin dan juga dopamin berjumlah besar agar mengurangi produksi hormon stress kortisol, jadi frustrasi atau stress bisa beralih pada rasa rileks, nyaman serta bahagia.

Asisten profesor Obstetri dan Ginekologi sekaligus spesialis kesehatan ibu dan bayi di University of Rochester Medical Center, Loralei Thornburg, MD, mengatakan orgasme saat hamil bisa membuat ibu lebih rileks serta membantu tidur lebih lelap.

Apalagi ada studi yang menemukan seks bisa meningkatkan kadar IgA, antibodi yang bantu lawan penyebab pilek serta infeksi lainnya.

Menurunkan risiko penyakit jantung ketika hamil

Seks ternyata bisa menurunkan risiko penyakit jantung ketika hamil atau kardiomiopati peripartum. Pada saat hamil, jantung bisa memompa darah sampai 50 persen lebih banyak.

Kerja jantung yang meningkat akibat beban tubuh tambahan yaitu janin yang harus mendapat pasokan oksigen serta nutrisi penting melalui aliran darah ibu.

Penyakit jantung dapat rentan terjadi pada tiga bulan usai melahirkan, terutama bagi ibu berusia 30-an. Dikutip dari Medical Daily, seks dapat mengurangi homosistein.

Yaitu zat kimia sulfur dengan kandungan asam amino yang ada dalam darah. Semakin tinggi kadar homosistein dalam darah, maka akan tinggi pula risiko terjadi penyumbatan pembuluh darah. Padahal, jika aliran darah lancar jantung dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Gairah seksual meningkat

Studi yang terbit di The Journal of Sexual Medicine melaporkan 40 persen wanita menginginkan seks lebih sering ketika hamil, daripada saat tidak hamil.

Hal tersebut terjadi sebab adanya perubahan hormon progesteron, estrogen serta testosteron yang meningkatkan gairah seks selama hamil.

Bukan itu saja, peningkatan gairah seks juga dapat dipengaruhi perubahan fisik sang ibu yang menjadikan wanita merasa lebih seksi dari biasanya.

Apalagi, tubuh cenderung punya lebih banyak pelumas alami yang menambah kenikmatan seks tanpa sakit. Hal itulah yang membuat ibu hamil lebih menikmati seks dari biasanya.

Memperkuat hubungan dengan pasangan

Melalui seks pelepasan hormon oksitosin, endorfin serta dopamin yang biasa disebut hormon cinta dan kelonan, bisa membantu menguatkan ikatan batin serta emosional ibu hamil dengan pasangan.

Memang ada banyak manfaat bercinta saat hamil, dan cenderung aman untuk melakukannya. Tetapi tetap perlu berkonsultasi terlebih dahulu kondisi kehamilan pada dokter kandungan sebelum bercinta.

Kumpulan Berita Terkait