Pilih Tempat Tak Biasa, Masjid Kolong Tol ini Nampak Unik di Jakarta!

Tandaseru – Masjid biasanya memiliki lokasi yang luas dan berada di tempat yang mudah terlihat seperti pinggir jalan. Tapi beda dengan masjid unik Babah Alun yang berdiri di kolong tol Jakarta ini!

Masjid di Indonesia khususnya di Jakarta ada beragam bentuk dan tersebar di berbagai lokasi. Salah satu masjid yang nampak unik dan memilih tempat tak biasa adalah masjid Babah Alun yang berada di kolong tol.

Masjid unik Babah Alun yang kreatif memanfaatkan kolong tol di Jakarta!

Memang pada umumnya, masjid dibangun di antara pemukiman warga atau perkantoran. Tapi masjid satu ini justru memilih lokasi unik, yaitu di bawah jalan tol Jakarta Utara, Tol Wiyoto Wiyono.

Beralamat lengkap di Jl. Papango Gang 21 RT 01 RW 07 Kel. Papango, Kota Jakarta Utara, pembangunan masjid tersebut selesai pada 2017 lalu.

Diberi nama masjid Babah Alun, bangunan suci tersebut dibangun oleh seorang pengusaha keturunan Tionghoa bernama Muhammad Jusuf Hamka. Nama masjid pun diambil dari Babah yang berarti bapak dan Alun julukan Jusuf sewaktu kecil.

Mengambil gaya bangunan oriental

Bukan hanya lokasi yang tak biasa, tampak depan dari bangunan masjid tersebut yang bergaya oriental pun sanggup menarik perhatian.

Apalagi warna bangunannya yang cerah seperti hijau dan merah, semakin memperkuat konsep oriental. Keberadaan pintu yang juga bergaya oriental dengan warna cokelat pun, sangat menarik untuk spot foto para jamaah yang berkunjung usai beribadah.

Tepat di atas pintunya, terdapat papan nama Masjid Babah Alun dengan ukiran bahasa mandarin. Karena keterbatasan ruang, atap masjid pun sengaja dibuat lebih pendek dari atap masjid pada umumnya yang berupa kubah, masjid ini lebih memilih mempertahankan gaya atap bangunan oriental.

Punya bentuk segi delapan dan berhias kaligrafi

Jika pada umumnya, bangunan masjid didirikan dengan bentuk persegi empat, justru masjid oriental ini memilih bentuk yang tidak biasa yaitu berbentuk segi delapan.

Tak cuma arsitekturnya, jika biasanya dalam masjid itu terdapat sejumlah ukiran atau lukisan kaligrafi. Maka, masjid Babah Alun pun memiliki kaligrafi yang indah di bagian atas dinding masjid berupa kaligrafi tulisan 99 asmaul husna yang dilukis dengan apik.

Punya petunjuk wudhu dwi bahasa

Bukan hanya masjid Internasional saja yang memiliki papan petunjuk dua bahasa, di masjid yang ada di kolong tol ini pun memilikinya.

Muhammad Jusuf Hamka alias Babah Alun yang merupakan warga negara Indonesia keturunan Tionghoa, sengaja mendesain petunjuk wudhu dalam bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia sesuai dengan Bahasa yang diajarkan kepadanya sejak kecil.

Punya tempat wudhu yang bersih dan nyaman

Sekalipun berada di bawah kolong tol, masjid Babah Alun nampak selalu bersih, mulai dari area shalat sampai area berwudhu selalu dijaga agar tidak nampak kotor.

Bahkan, agar para jamaah lebih nyama, tempat wudhunya di desain dengan dilengkapi tempat duduk, jadi bagi jamaah lansia pasti sangat dimanjakan sekali bersuci di sana.

Penasaran dengan bentuk asli dari masjid unik babah alun yang ada di kolong tol bergaya oriental tersebut? Yuk ke sana!

Kumpulan Berita Terkait