Menag: Pemilu Jangan Buat Masyarakat Terpecah-belah

Tandaseru – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau agar warga tidak terpecah belah karena perbedaan aspirasi jelang Pemilu 2019 dan tetap menjaga persatuan bangsa.

“Umat beragama, jangan sampai karena perbedaan aspirasi politik, perbedaan pilihan kita baik pemilu legislatif, pemilihan Presiden membuat saling terpecah, apalagi saling berseteru antara sesama saudara sendiri, sebangsa,” ujar Lukman saat menghadiri seminar kebangsaan yang digelar oleh Ma’had Aly Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (10/10/2018).

Dia mengatakan, jelang agenda tahun politik, seharusnya seluruh umat beragama tetap menjaga rasa saling menghormati, termasuk jika ada perbedaan. Dengan itu, kata Lukman, persaudaraan tetap bisa terjaga dengan baik.

“Semestinya harus senantiasa kita jaga, sekeras apapun perbedaan di antara kita jangan sampai putus ukuwah, persaudaraan sesama, sebangsa, sesama manusia,” ucapnya.

Lukman mengaku, pihaknya juga mengapresiasi kegiatan seminar kebangsaan yang digelar oleh Ma’had Aly Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri ini. Dia merasa senang sebab bisa hadir memberikan kuliah umum dalam kegiatan seminar kebangsaan tersebut.

Terlebih lagi, kata Lukman, di Ma’had Aly Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri ini memang secara khusus dikembangkan program studi fiqih kebangsaan. Sehingga dia berharap, ke depan kualitas lulusan dari Ma’had Aly ini semakin bagus.

Fiqih kebangsaan merupakan kajian yang terus dibutuhkan seiring dengan dinamika masyarakat dalam setiap relasi hubungan negara di satu sisi dan agama di sisi lain. Dengan kajian ini, tentunya ada masukan yang cukup positif dibahas oleh para santri demi kemajuan bangsa ini.

“Tentu kehormatan tersendiri bagi saya bisa berbicara di hadapan para santri dan mudah-mudahan kualitas ma’had aly terus membaik,” kata Lukman.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -