Menang Praperadilan Lawan Qnet, Kapolres Lumajang: Kami Bekerja Sesuai SOP

Tandaseru -Sidang pra peradilan oleh Direksi PT Amoeba Internasional terhadap Tim Cobra Polres Lumajang akhirnya diputuskan hakim Pengadilan Negeri Lumajang. Seperti sudah diprediksi sejak awal, permohonan dari penggugat ditolak oleh hakim.

Ada 2 gugatan pra peradilan yang diajukan oleh pemohon yaitu mengenai penyitaan dan penggeledahan terhadap NIswatul dkk serta pra peradilan tentang penetapan tersangka Karyadi dkk oleh Tim Cobra Polres Lumajang.

Dalam kedua gugatan pra peradilan tersebut, terdapat 13 poin pokok yang dituntutkan pemohon yang diajukan kepada hakim, namun hakim menolak semua gugatan yang ditujukan kepada Tim Cobra Polres Lumajang.

Hal tersebut berarti Tim Cobra Polres Lumajang memenangkan sidang pra peradilan tersebut. Tim Cobra Polres Lumajang terbukti mentaati setiap SOP saat menjalankan penyidikan yang dilakukan terhadap kasus money games white collar crime yang menyeret 3 perusahaan yaitu PT Amoeba International, PT QN International Indonesia dan PT Wira Muda Mandiri.

Dalam pernyataannya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM bersyukur dengan putusan hakim yang tak mengabulkan permohonan dari penggugat.

“Saya sangat bersyukur sekali setelah hakim mengetok palu bahwasan nya tak mengabulkan gugatan dari pemohon. Kemenangan ini bukan hanya milik Tim Cobra Polres Lumajang saja, namun juga untuk keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia” tegasnya, Kamis (7/11).

Saat para awak media mencoba mewawancarai Ida Sri Sugiantari selaku kuasa hukum dari penggugat, dia langsung meninggalkan ruang persidangan tanpa mau diwawancarai.

Tanpa mengeluarkan sepatah kata apapun, kuasa hukum direksi PT Amoeba International tersebut langsung naik ked kendaraan dan meninggalkan Pengadilan Negeri Lumajang.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait