Mendagri Apresiasi Polri Usut Penyebaran Hoaks Kontainer

Tandaseru – Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengapresiasi kepolisian yang mampu mengusut penyebaran hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos. Tjahjo menegaskan praktik hoaks itu dilakukan oleh penjahat demokrasi.

“Kami mengapresiasi kepada kepolisian, setidaknya untuk menstop jangan ada polemik. Ini ulah penjahat-penjahat demokrasi,” kata Tjahjo, Sabtu (5/1).

Penjahat demokrasi, kata dia, menyebar berita bohong hingga mengganggu proses demokrasi. Perbuatan ini pun tak terlepas dari racun demokrasi berupa maraknya politik uang dan kampanye berisi ujaran kebencian.

“Penjahat demokrasi orang yang membuat berita-berita fitnah yang berkaitan dengan konsolidasi demokrasi,” ujarnya.

Menurutnya, ini adalah racun demokrasi, yakni berkaitan dengan politik uang, kedua kampanye berupa ujaran kebencian, kampanye yang berwujud fitnah dan kampanye SARA.

“Ulah penjahat demokrasi ini untuk menghambat proses demokrasi. Ini yang harus kita lawan,” tegasnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait