Mendagri Berharap Pileg 2019 Hasilkan Wakil Rakyat Bebas Narkotika

Tandaseru – Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan gerakan anti-narkotika harus konkrit menyentuh semua bidang. Tidak terkecuali dalam kontestasi politik seperti pemilu legislatif.

Karena itu, perlu mencegah masuknya calon wakil rakyat yang terkontaminasi pengaruh narkotika. Pemerintah dalam pembahasan UU Pemilu, mendorong regulasi tersebut memuat spirit gerakan anti-narkotika dan dikonkritkan melalui klausul yang mengatur persyaratan calon legislatif.

“Dalam UU Pemilu, dalam Pasal 240 ayat (2) huruf d disebutkan bakal caleg harus punya surat keterangan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” kata Tjahjo, rabu (11/7/2018) di Jakarta.

Tjahjo menambahkan, seorang wakil rakyat itu tak hanya harus punya integritas. Namun juga mesti bebas dari pengaruh narkotika. Bahkan wajib punya komitmen untuk memerangi  dan memberantas narkotika.

Kemendagri katanya telah menjalin kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). “Pada Kamis (21/7/2018) merupakan Hari Anti Narkotika Internasional. Ini momentum untuk kita  kuatkan tekad memberantas peredaran narkotika yang sudah kian mengkhawatirkan ini,” katanya.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -