Mengerikan Sumur Maut Telan Empat Korban, Begini Ceritanya

SURABAYA (!) – Naas menimpa empat orang warga Desa Juruandaya, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Pasalnya keempat orang ini tewas saat berada di dalam sumur ketika sedang memperbaiki pompa air yang akan digunakan untuk mengairi sawah milik mereka.

Keempat korban meninggal itu adalah Tosan(45) pemilik sumur, Sugik(27),Junaedi(28) dan Sumahbi(47).Kasubag Humas Polres Sumenep AKP, Mukit menuturkan, keempat orang diduga kehabisan oxigen pada saat memperbaiki pompa air yang dipasang di dalam sumur.

“Musibah ini berawal dari salah satu korban memasang pompa air yang berbahan bensin ke dalam sumur untuk mengairi ladang jagung mereka,” kata AKP Mukit, Jumat(13/4)

Satu korban bernama Tosan memasang pompa air dibantu anaknya yang bernama Tikyono. Tosan masuk ke dalam sumur sementara anaknya berada di luar sumur. Setelah itu mesin pompa air yang berbahan bakar bensin itu dinyalakan, dan setelah mesin hidup Tosan naik ke atas sumur untuk melihat apakah airnya bisa mengalir.

“Kemudian tosan kembali masuk ke dalam sumur untuk membetulkan posisi pompa air yang berada di dalam sumur, tapi tidak lama kemudian Tosan berteriak meminta tolong pada anaknya hingga terdengar suara benda jatuh didalam sumur,” ucap AKP Mukit.

Karena penasaran, anaknya Tosan meneriaki bapaknya dari atas sumur tapi tak ada jawaban. Nah, saat dilihat, ternyata di dalam sumur sudah penuh dengan asap putih yang keluar dari mensin pompa tersebut.

“Kemudian anaknya berlari meminta tolong kepada tetangganya yang bernama Sugik dan Junaedi. Mereka masuk ke dalam sumur untuk melihat kondisi, namun kedua orang ini juga tak keluar dari dalam sumur,” kata Mukit.

Didorong rasa penasaran salah satu warga yang bernama Sumahbi tanpa ada yang menyuruh tiba- tiba saja nekat turun ke Sumur untuk meyakinkan kondisi di dalam sumur, namun ditunggu sekitar 10 menit, Sumahbi juga tak kunjung keluar dari dalam sumur.

Sementara asap tebal berwarna putih semakin banyak dengan dibarengi aroma tajam tak sedap keluar dari dalam sumur, hal itu membuat warga tidak berani untuk masuk sumur, hingga akhirnya warga melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Saat ini keempat jenazah korban sudah dievakuasi oleh masyarakat setelah kondisi dalam sumur dinyatakan aman karena sudah tidak ada asapnya.”Keluarga korban menolak untuk di lakukan visum dan menganggap kejadian tersebut adalah murni musibah dan dianggap sudah takdir,” ujarnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait