Menhub: Tahun Depan Anggaran Subsektor Transportasi dan Kereta Api Ditingkatkan

Tandaseru –  Kementerian Perhubungan akan fokus mengembangkan angkutan umum massal pada subsektor transportasi darat dan perkeretaapian pada tahun depan dan akan meningkatkan anggaran untuk kedua subsektor tersebut.

“Ada sorotan dari Komisi V DPR RI untuk upaya angkutan massal yang berbasis kereta api dan berbasis bus,“ ungkapnya usai Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi V DPR RI di Senayan Jakarta, Rabu (12/6) malam.

Pada rapat tersebut diusulkan untuk meningkatkan anggaran di darat dan berkolaborasi dengan PT Kereta Api untuk penambahan rolling stock (sarana kereta api) sehingga angkutan darat dan angkutan kereta api menjadi suatu hal yang masif.

Menhub menyatakan pihaknya membutuhkan dana yang banyak. Di subsektor transportasi darat anggaran tersebut akan dipergunakan untuk melakukan revitalisasi terhadap ratusan terminal tipe A yang sudah diserahkan kepada Kemenhub, melakukan revitalisasi jembatan timbang, serta yang paling signifikan adalah menaikkan jumlah angkutan massal.

Pada subsektor perkeretaapian Menhub menyebutkan secara legal Kemenhub tidak boleh mensubsidi rolling stock (sarana kereta api), karena itu Kemenhub akan mensupport kegiatan infrastruktur sedangkan nanti PT KAI menginvestasi rolling stock.

Diharapkan dengan cara ini akan meningkatkan pertumbuhan kereta api menjadi 20 persen pada tahun depan.“Tahun ini saya senang karena pertumbuhan kereta api bukan 2-3 persen tapi sampai 10 persen, harapannya tahun depan 20 persen,” katanya.

Pasalnya, karena rel ganda yang kita investasikan belasan triliun rupiah sudah selesai tahun ini. Nanti PT KAI menginvestasikan di rolling stock. “Itu kita buat semua, jadi safetynya bagus dan slotnya juga akan baik, oleh karenanya kita punya kesempatan untuk menambah slot-slot baru di sana,” tutur Menhub.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait