Menkominfo: Tak Ada yang Salah dengan Buzzer, Tidak Dilarang dalam UU

Tandaseru – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyebut tidak ada yang salah dari pasukan siber alias buzzer di media sosial.

Alasannya, kata dia, dalam Undang-Undang (UU) ITE tidak tercantum larangan bagi seorang buzzer. Menurutnya, posisi buzzer tidak berbeda dengan influencer ataupun endorser.

“Buzzer itu enggak ada yang salah. Di UU ITE enggak ada buzzer dilarang. Apa bedanya buzzer dengan influencer, buzzer dengan endorser?,” kata Rudiantara di Istana Wakil Presiden, Rabu (9/10).

Namun demikian, seorang buzzer bisa dikenai pasal dalam UU ITE apabila kontennya melanggar.

“Selama tidak melanggar undang-undang, mau buzzer, mau influencer ya sama saja,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Staf KepresidenanMoeldoko pun berpendapat bahwa buzzer tersebut harus ditinggalkan karena pesta demokrasi lima tahunan ini sudah selesai.

“Menurut saya sih buzzer-buzzer itu harus ditinggalkan, Pemilu juga sudah selesai. Jadi (pakai) bahasa-bahasa persaudaraan, kritik sih kritik tapi harus dengan bahasa-bahasa yang, kadang-kadang enggak enak juga didengar,” ujarnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait