Mendagri Pastikan Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Pertengahan September 2018

Tandaseru – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memastikan pelantikan kepala daerah gubernur dan wakil gubernur terpilih hasil Pilkada serentak 2018 akan dilakukan pertengahan September 2018 oleh Presiden Joko Widodo.

Secara keseluruhan katanya pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2019 dibagi dalam tiga tahap. Namun secara prinsip, Mendagri menegaskan masa jabatan kepala daerah, baik gubernur, bupati, wali kota tidak boleh dikurangi atau ditambah.

Tjahjo mengatakan Kemendagri pekan depan rencananya akan menyerahkan jadwal dan rencana pelantikan kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

“Minggu depan akan (kami) serahkan ke Pak Mensetneg, nanti menyesuaikan dengan Bapak Presiden untuk gubernur. Untuk bupati/wali kota serentak nanti dilaksanakan oleh gubernur setelah dilantik,” kata Mendagri Tjahjo Kumolo di Jakarta.

Mengenai penjadwalan pelantikan, Mendagri menyebut dua pasangan gubernur-wakil gubernur terpilih yakni Propinsi Lampung dan Propinsi Jawa Timur akan dilantik tahun depan. Namun demikian, untuk daerah lain dimungkinkan pelantikan tercepat bisa dilakukan mulai pertengahan bulan September 2018.

“Sudah kita susun tapi secara prinsip sebagaimana ketentuan Undang-Undang. Masa jabatan kepala daerah, baik gubernur, bupati, wali kota tidak boleh dikurangi satu hari atau ditambah satu hari,” terang Tjahjo.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id