Tanda Seru
Cek Fakta Berita di Indonesia

Menteri PUPR Kebut Proyek Drainase Istana Negara

JAKARTA (!) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta pengerjaan proyek drainase di Kompleks Istana Kepresidenan dikebut.

Pasalnya, pada 11 Januari besok, Presiden Joko Widodo akan menerima tamu negara di Istana Presiden.

“Besok sih sudah bisa dimanfaatkan karena akan ada tamu negara yang akan datang,” kata Basuki saat meninjau dan mengecek proyek drainase Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (10/11).

Sebelumnya, akibat pengerjaan proyek tersebut berbagai aktivitas terganggu bahkan Presiden Jokowi sempat berkantor di Istana Bogor pada Desember tahun lalu.

“Saat ini sudah 95 persen lebih. Ini yang seperti ini belum selesai, ini belum sama sekali,” kata Basuki menjelaskan.

Proyek drainase di Kompleks Istana dan sekitarnya ditujukan untuk menghindari banjir. Maklum, banjir kerap kali terjadi di sekitar Kompleks Istana Merdeka, Jakarta.

Dengan adanya drainase baru, air hujan yang jatuh di sekitar Istana tidak akan langsung dibuang ke Sungai Ciliwung Lama tetapi ditampung di dua penampungan dengan kapasitas 57 m3 dan 292m3.

Nah, ketika debit air sungai mulai normal, baru air tersebut akan dibuang ke sungai atau dimanfaatkan lagi untuk keperluan lain misalnya menyiram kebun Istana Kepresidenan.

Rehabilitasi drainase tersebut sebelumnya ditargetkan selesai pada 31 Desember 2017 dan dilanjutkan dengan masa pemeliharaan.

“Harus tuntas sebelum tanggal tersebut karena akan ada banyak tamu negara yang datang. Kami akan pastikan jalan di sekitar Istana Merdeka juga akan mulus kembali,” ujarnya.

 

Anda mungkin juga berminat