Mereka yang Mundur dari KPK Usai Firli Bahuri Terpilih

Tandaseru – Firli Bahuri, Kapolda Sumsel terpilih sebagai ketua KPK berdasarkan hasil voting di Komisi III DPR, Jumat (13/9) dini hari. Terpilihnya Firli disusul pengunduran diri sejumlah pejabat penting di komisi antirasuah.

Pengunduran diri pertama disampaikan Saut Situmorang. Dia mundur sebagai pimpinan KPK periode 2015-2019, sehari setelah DPR menetapkan lima pimpinan KPK.

“Bersama ini menyampaikan beberapa hal sehubungan dengan pengunduran diri saya sebagai Pimpinan KPK-terhitung mulai Senin 16 September 2019,” kata Saut melalui surat elektronik yang dikirimkan ke seluruh pegawai KPK di Jakarta, Jumat (13/9).

Saut mengakui, sebelum purna tugas, dia masih memiliki dua kegiatan lagi di Yogyakarta pada Sabtu-Minggu, 14-15 September 2019. Saut mengisi kegiatanJelajah Dongeng antikorupsi.

Saut juga mengucapkan terima kasih kepada para pegawai yang melekat padanya selama hampir empat tahun kurang beberapa bulan bersama.

Selain Saut, kabar pengunduran diri juga disampaikan penasihat KPK, Tsani Annafari. Berbeda dengan Saut, Tsani memang lebih dulu menyampaikan rencana pengunduran diri semasa proses seleksi capim KPK.

“Iya. Insyaallah saya mundur sesuai janji saya. Draf surat pengunduran diri sudah saya buat sejak kemarin siang,” kata Tsani, Jumat (13/9).

Dia mengatakan sudah menyampaikan secara lisan soal surat pengunduran dirinya itu ke Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dan rekan-rekan di KPK lainnya.

“Saya sudah siap mundur. Surat sudah dibuat dan label bermasalah itu akan menempel pada pimpinan periode ini dengan pengunduran diri saya,” ujarnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait