Meski Sudah Berdamai, Kriss Hatta Belum Pasti Dibebaskan

Tandaseru – Polisi menyebut aktor Kriss Hatta belum tentu dibebaskan meski, pelapor yakni Anthony Hillenaar sudah mencabut laporan terkait kasus penganiayaan.

“Belum dibebaskan, penyidik masih mengkaji perdamaian antara kedua belah pihak yakni pelapor dan terlapor,” kata Kanit IV Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Rovan Richard Mahenu saat dihubungi, Senin (12/8).

Lebih lanjut, Rovan mengatakan perdamaian yang telah dilakukan oleh kedua artis film televisi (FTV) itu tak serta merta bisa menghentikan kasus yang menjerat Kris. Pasalnya, tindak pidana penganiyaan itu merupakan delik murni.

“Jadi, bukan delik aduan. Maka, perdamaian itu hanya meringankan tersangka saja,” ungkap Rovan.

Anthony mencabut laporannya pada Kamis, 8 Agustus 2019. Anthony mengaku telah memaafkan Kris.

Penganiayaan yang dilakukan oleh Kris terhadap Antony terjadi pada Sabtu, 6 April 2019 di sebuah tempat hiburan malam Dragonfly, Jakarta Selatan. Penganiayaan itu terjadi karena Kris sakit hati kepada teman Antony yang telah mengganggu pacarnya.

Kris pun cekcok dengan teman Antony sehingga terjadi keributan. Melihat situasi itu, Antony berusaha melerai. Namun, dia malah mendapatkan serangan dari Kris.

Atas penganiayaan itu, Antony melaporkan Kris ke polisi. Laporannya teregistrasi dengan nomor LP/2109/IV/2019/PMJ/Dit. Reskrimum, tanggal 6 April 2019.

Setelah melalui sejumlah prosedur penyelidikan dan penyidikan, polisi menetapkan Kris sebagai tersangka. Dia ditangkap di indekos temannya kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu, 24 Juli 2019 pukul 07.00 WIB. Kris pun langsung ditahan.

Atas perbuatan itu, Kris dikenakan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Dia terancam hukuman penjara dua tahun delapan bulan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait