Waktunya Melek! Ini 3 Mitos Tentang Hujan yang Masih Dipercayai Masyarakat Indonesia

Bahkan pada zaman modern seperti saat ini pun masyarakat Indonesia masih saja sering mengaitkan sesuatu pada hal mistis. Contohnya saja mitos hujan. Dalam kamus ilmiah, hujan adalah suatu fenomena alam dimana terjadinya peristiwa turunnya butir-butir air dari langit ke permukaan Bumi.

Namun berbeda dengan yang ada di Indonesia, hujan selalu saja dikaitkan dengan mitos mistis nan supranatural yang bikin bulu kuduk meremang. Berikut adalah 3 mitos hujan yang masih dipercaya masyarakat Indonesia hingga saat ini.

 

Bidadari Mandi di Ujung Pelangi

mitos hujan di Indonesia

Pelangi yang muncul setelah hujan juga dikaitkan dengan hal mistis loh. Konon di ujung pelangi bermuara, para bidadari sedang mandi di satu mata air. Pelangi sendiri dipercaya sebagai jembatan para bidadari dari khayangan yang digunakan untuk turun ke Bumi.

Hujan Deras = Air Ketuban Gondoruwo

mitos hujan di Indonesia

Bagaimana jadinya sih hujan dikaitkan dengan air ketuban? Mana air ketuban Gondoruwo pula. Memangnya setiap hujan turun ada gondoruwo yang melahirkan? Tapi percaya nggak percaya, di kepercayaan Jawa Kuno, disebutkan ada Genderuwo yang sedang melahirkan saat hari hujan turun dengan deras padahal matahari sedang terik. Jadi hujan itu keringat dan air ketuban si Genderuwo gitu?

Hujan di Siang Bolong Berarti Ada yang Meninggal

mitos hujan di Indonesia

Nah ini nih yang paling banyak didengar. Memangnya hujan bisa dikaitkan dengan hidup dan matinya seseorang ya? Berarti di kota hujan alias Bogor setiap hujan turun pasti ada yang meninggal dong? Seram juga kan. Mitos ini bercerita saat hujan turun pada saat matahari bersinar terik menandakan adanya orang yang meninggal saat itu. Konon katanya, yang meninggal merupakan “tokoh penting” suatu kalangan. Mitos ini rasanya mirip dengan mitos air ketuban gondoruwo ya?

Nah, adakah mitos hujan di atas yang masih kamu percayai hingga sekarang?

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -