Tanda Seru
Cek Fakta Berita di Indonesia

Motivasi Petani, Kementan: Percepatan Masa Tanam Hasilnya Tetap Bagus

BANYUMAS (!) – Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementan Siti Munifah meminta petani tetap konsisten dan tidak bimbang dengan adanya kebijakan impro beras.

“Kita bersyukur, setiap saat ada panen dan setiap saat juga melakukan pertanaman. Kita tidak perlu terombang-ambing dengan ketetapan bahwa tetap ada impor (beras) masuk, tetapi kita tetap menunjukkan prestasi terbukti hari ini panen,” katanya di Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (14/1).

Menurut dia, keberhasilan petani dalam program percepatan masa tanam itu tidak lepas dari peran aktif bintara pembina desa (Babinsa) dan penyuluh dalam menggerakkan masyarakat untuk bisa terus bersama-sama melakukan pertanaman.

Kementan melakukan program percepatan masa tanam di lahan seluas 42,5 hektare milik Kelompok Tani Bumi Jaya, Desa Tinggarjaya. “Ini kita bisa lihat buktinya, hari ini walaupun hujan, walaupun kemarin cuaca tidak bagus, tetapi di sini tetap ada panen raya seluas 350 hektare (luas lahan sawah di Desa Tinggarjaya, red.),” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan Andriko Noto Susanto mengatakan pihaknya ingin memastikan bahwa percepatan tanam tidak masalah. “Buktinya, kita majukan satu bulan dan (saat) ini panen. Panennya bagus,” ucapnya.

Selain itu, kata dia, Desa Tinggarjaya merupakan daerah endemis wereng batang cokelat (WBC) sehingga pihaknya memasukkan teknologi jarwo WBC yang salah satu komponen pentingnya menggunakan varietas Inpari 33.

Oleh karena itu, kata dia, Menteri Pertanian mengambil langkah cepat dengan menjadikan area yang terserang WBC tersebut sebagai lahan demonstrasi area (demarea).

“Kemudian Badan Litbang Pertanian memperkenalkan teknologi jarwo super WBC, salah satu komponennya Inpari 33. Ini kita buktikan bersama, bisa kita lihat, hasilnya bagus dan tidak ada serangan WBC di Banyumas untuk musim tanam ini,” jelasnya. (Ant)

Anda mungkin juga berminat