MUI: Pilkada Usai, Saatnya Islah

Tandaseru – Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersyukur pelaksanaan pilkada di 171 daerah tersebut dapat berjalan dengan lancar. Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa’adi, mengatakan apapun hasil Pilkada 2018 harus dihormati.

Adapun, saat ini tugas berat yang menanti pasangan calon, maupun timsesnya yakni melakukan islah. “Islah atau rekonsiliasi sosial antarwarga yang selama proses pelaksanaan pilkada terjadi berbagai perbedaan,” kata Zainut dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/7/2018).

Islah menurutnya diperlukan lantaran selama jalannya pilkada tak dipungkiri ada perbedaan di masyarakat, baik pilihan paslon maupun pandangan politik.

MUI juga mengajak paslon dan pendukung yang menang dalam quick count agar tidak merayakan secara berlebihan. Sebab, ia khawatir akan menyakiti pihak yang kalah. Zainut juga berharap agar para paslon menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU.

“MUI meminta masyarakat bersabar dengan hasil perolehan suara pilkada meski telah muncul angka hitung cepat (quick count) dari berbagai lembaga survei, semua pihak hendaknya menunggu hasil penghitungan nyata Komisi Pemilihan Umum untuk memastikan pasangan calon yang dinyatakan menang secara definitif,” kata Zainut.

Lebih lanjut, Zainut mengatakan MUI mengapresiasi pihak penyelenggara Pilkada serentak 2018 mulai dari KPU, KPUD, Bawaslu hingga aparat keamanan yang telah melaksanakan tugasnya dengan profesional.

“MUI berharap pilkada tahun ini menjadikan masyarakat semaki matang dan dewasa dalam berdemokrasi,” ujarnya.

Kumpulan Berita Terkait