Naik Sukhoi Dibawa Manuver, Kapolri: Kejut Sana Kejut Sini

JAKARTA (!) – TNI Angkatan Udara (AU) memberikan tanda penerbangan kehormatan dengan memberikan Brevet Wings Kepada Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, KSAL Laksamana Ade Supandi dan KSAD Jenderal Mulyono.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi H. Muhammad Tito Karnavian menyatakan rasa bangga karena sudah mendapatkan kesempatan untuk menaiki pesawat tempur Sukhoi

“Saya merasa beruntung dan bangga karena bisa menaiki Sukhoi selama 30 menit. Nggak bisa naik Sukhoi, salah satu pesawat tercanggih dunia yang dimiliki Indonesia, kalau saya bukan Kapolri,” kata Jenderal Polisi Tito Karnavian di lapangan udara militer Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (20/12).

Saat pertama kali mencoba menaiki pesawat sukhoi, Tito menyampaikan agak sedikit pusing karena dibawa manuver ke atas, kanan, bawah, kiri. “Ini pertama kali naik pesawat tempur tapi nyaman, terus terang. Kalah naik mercy (tertawa). Pas manuver, kejut sana, kejut sini, pusing,” imbuhnya.

Tito menyatakan kesempatan kali ini adalah pengalaman berharga dan memberikan arti seumur hidup bagi orang nomor satu di instansi Kepolisian Republik Indonesia.

“Karena bukan hanya menjalin hubungan yang lebih baik secara personal dengan TNI, KSAD, dan KSAL. Lebih dari itu, ini dapat memberikan dampak luas pada TNI dan Polri supaya tetap kompak, karena TNI-Polri dua pilar utama untuk menjaga keutuhan Indonesia,” ungkap Tito.

Sebelum terbang, Kapolri bersama Panglima, KSAD dan KSAL melakukan briefing tata cara menebarkan pesawat tempur. Saat penerbangan, keempatnya tidak jadi melakukan air combat tactical 2 versus 2 karena kondisi cuaca.

“Karena cuaca tidak bagus jadi cuma exercise itu doangNggak lakuin exsercise two feat two untuk intercept pesawat karena hujan,” ujar Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di tempat yang sama.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait