Negara Tak Memberi Bonus Pada Atletnya, Indonesia Termasuk Nggak?

Tandaseru – Heboh Asian Games 2018 memang jadi sorotan, sisa sepekan lagi perhelatan olahraga terbesar di Asia itu akan berakhir. Tapi ternyata, ada loh Negara yang tak beri bonus pada atlet yang berjuang!

Pada salah satu media asal Malaysia, The Star beberapa waktu lalu melaporkan terkait bonus peserta Asian Games 2018, jika atlet mereka berhasil mendapatkan medali emas.

Dalam laporannya, The Star bukan hanya melirik kawasan Asia Tenggara, tapi juga negara-negara di kawasan Asia, yang menyimpulkan ada salah satu negara di Asia Timur yang memberi bonus sangat besar pada atletnya dan ada pula negara yang tidak memberi apa-apa, negara manakah itu?

Hong Kong jadi Negara yang tak beri bonus pada atlet?

Ternyata Hong Kong bukan negara yang setega itu pada atletnya yang berjuang untuk Negara. Pasalnya, Hong Kong jadi satu-satunya negara yang mampu untuk memberikan bonus besar dan jadi yang terbesar di sepanjang gelaran Asian Games 2018.

Bahkan, menurut Kementrian Pemuda dan Olahraga Hong Kong, pemerintah di sana rela menggelontorkan dana cukup besar sebagai bonus bagi para atlet yang berprestasi, yaitu sekitar Rp3,5Miliar per atlet!

Indonesia

Berada di urutan kedua, Indonesia ternyata sangat memikirkan dan peduli pada atletnya. Semenjak kepemerintahan Presiden Joko Widodo, nasib atlet jadi semakin diperhatikan.

Jika dahulu kerap terdengar kabar para atlet itu punya nasib yang buruk dan terlunta-lunta bahkan hingga menjual medali mereka setelah pensiun hanya untuk bertahan hidup, kali ini berbeda.

Pasalnya, bagi setiap atlet yang berprestasi bahkan mampu meraih medali emas di tingkat Internasional seperti SEA Games, Asian Games atau juga Olimpiade.

Mereka akan diberi bonus sebesar Rp1,5Miliar per satu keeping medali emas yang diperoleh, ditambah satu unit rumah atau apartemen, sekaligus diangkat jadi pegawai negeri (PNS), maka jika ditotal bisa lebih dari Rp2Miliar!

Filipina

Lain lagi dengan Filipina. Semenjak Presiden Duterte berkuasa, Filipina jadi lebih memperhatikan nasib para atletnya. Nah, bagi mereka yang mampu untuk berprestasi di tingkat Internasional, seperti Asian Games kali ini, akan diberikan bonus senilai Rp1,6Miliar!

Memang ketiga Negara di atas bisa memberikan bonus sangat tinggi pada atletnya, bahkan ada anekdot, jika ingin kaya dan jadi miliarder, jadilah atlet di ketiga negara tersebut.

Tapi ada sejumlah negara Asia lainnya yang memberikan bonus kecil bahkan tidak sama sekali pada para atletnya yang sudah berjuang dengan beragam alasan.

Malaysia

Atlet di Malaysia yang berprestasi hanya mampu mengumpulkan bonus sebesar RM 80.000 atau seharga dengan Rp280Juta, yang sudah diatur serta disahkan sejak Asian Games 1998 di Bangkok, Thailand.

Korea Selatan

Lain lagi cerita yang dialami atlet Korea Selatan. Mereka, mendapatkan bonus bukan berupa materi bahkan buat mereka mungkin bonus materi tidak seberapa penting.

Pasalnya, jika ada atlet yang berprestasi dari Negeri Gingsengm, pemerintah Korea Selatan akan menghadiahkan dengan potongan wajib militer, yang awalnya 1 tahun hanya jadi 1 bulan saja.

Karena buat warga Korsel, wajib militer sebagai momok yang ditakuti bahkan dijauhi, tak heran bukan hanya atlet, bahkan para artis rela melakukan apapun agar tak mengikuti wajib militer itu.

Jepang

Negara satu ini memang paling tega pada atletnya. Pemerintah Jepang tak akan memberikan bonus apapun pada para atlet mereka yang berprestasi.

Pasalnya, bagi para atlet Jepang mengikuti pertandingan pada skala kecil sampai Internasional adalah hal yang wajib bahkan jadi salah satu bentuk bela negara.

Jadi saat terpilih untuk mewakili negara, maka itulah kebanggaan yang tak ternilai bagi para atlet Jepang. Untuk bonus dan lainnya mungkin sudah tidak perlu lagi untuk diberikan, hal itu terbukti dari perolehan medali emas Jepang yang tetap banyak!

Itulah sedikit fakta terkait Negara yang tak beri bonus pada atlet dan negara yang berikan banyak bonus jika berprestasi.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait