Operasi Ketupat Candi 2019, Polda Jateng: Korban Meninggal Meningkat

Tandaseru – Polda Jawa Tengah merilis data terbaru jumlah korban meninggal akibat kecelakaan selama arus mudik dan balik lebaran 2019 meningkat namun jumlah kasus kecelakaan menurun dari tahun lalu.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes (Pol) Rudy Antariksa, mengatakan pada Operasi Ketupat Candi 2019 selama 13 hari tahun ini yang berakhir 10 Juni 2019 ada 32 orang meninggal sedangkan periode yang sama tahun lalu ada 12 orang.

Semula Polda menyebut korban meninggal akibat kecelakaan masa lebaran tahun ini sebanyak 26 orang. “Untuk korban meninggal memang ada peningkatan,” kata Rudy usai Apel Konsolidasi di Lapangan Simpang Lima Semarang, Kamis (13/6).

Korban meninggal tersebut mayoritas terjadi di jalur non-tol, sedangkan di jalur tol ada 4 korban meninggal. Korban meninggal kecelakaan di non-tol rata-rata bukan pemudik melainkan warga lokal dan pengendara motor.

Data lainnya yaitu jumlah kecelakaan pada arus mudik dan balik tahun lalu yaitu 324 kejadian dan tahun ini 256 kejadian. Korban luka berat tahun lalu 25 orang dan tahun ini 15 orang. Sedangkan luka ringan tahun lalu 430 orang tahun ini 334 orang.

Meski Operasi Ketupat Candi sudah rampung,namun pengamaman di jalur mudik masih dilakukan karena dari data arus mudik ada 350.000 kendaraan masuk Jateng dan hingga hari ini ada sekitar 15 persenan yang belum kembali atau balik.

“Masih 15 persen pemudik belum balik ke arah Jakarta. Antisipasi di pos rawan misal Banyumanik, Kalikangkung, Brebes, Pejagan, Jalur Pantura dan Selatan,” jelasnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait