Palestina Ajak Liga Arab Boikot Negara Pendukung Amerika

RAMALLAH (!) – Menteri Urusan Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina Riad Al-Malki mengajak Liga Arab (LA) memboikot negara yang memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem.

Al-Malki menyatakan negara Arab yang tergabung dalam LA harus melakukan resolusi LA 1980 untuk memboikot pemerintah yang memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Jerusalem.

LA dijadwakan mengadakan konferensi tingkat menteri pada 6 Januari di Ibu Kota Jordania, Amman, dan mengkaji mekanisme guna mendesak Amerika untuk mencabut keputusannya mengenai Jerusalem.

“Semua negara Arab harus membekukan hubungan politik dan komersial dengan negara yang memindahkan kedutaan besarnya ke Jerusalem,” kata Al-Malki seperti dilaporkan Xinhua, Jumat (29/12).

Dia menambahkan, Guatemala menyatakan akan memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Jerusalem, akan membayar mahal aksinya itu jika tidak mencabut keputusan tersebut.

“Sebabnya Guatemala adalah negara Amerika Latin yang menjual lebih dari 90 persen kapulaga ke negara Arab,” kata dia kagi.

Al-Malki memprediksi akan ada 10 negara lagi yang akan memindahkan kedutaan besarnya ke Jerusalem dan mengakui kota tersebut sebagai Ibu Kota Israel.

Sebelumnya, 138 negara anggota PBB memberi suara yang mendukung resolusi yang menolak setiap perubahan mengenai status Jerusalem membuat Presiden AS Murka.

Buntutnya, Donald Trump kemudian mengancam akan mengurangi bantuan kepada negara-negara yang menetangnya keputusannya itu.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -