Pangeran Charles Pemimpin Anyar Persemakmuran Inggris

Tandaseru.id – Pangeran Charles ditunjuk sebagai pemimpin anyar persemakmuran Inggris untuk menggantikan Ratu Elizabeth oleh anggota negara-negara Persemakmuran.

Seperti dikutip Reuters, Sabtu (21/4/2018), keputusan itu diambil dalam sebuah pertemuan anggota negara persemakmuran yang diselenggarakan di London pekan ini .

“Pemimpin persemakmuran berikutnya adalah His Royal Highness Prince Charles, The Prince of Wales,” bunyi pernyataan itu.

Charles sendiri secara tak resmi juga telah menyatakan keinginannya untuk menjalankan peran sebagai pemimpin persemakmuran.

“Persemakmuran telah menjadi keistimewaan mendasar dalam hidup saya selama yang saya ingat,” kata Charles.

Meski demikian, beberapa kalangan sebetulnya menginginkan agar jabatan kepemimpinan itu digilir di antara 50 negara anggota, yang sebagian besarnya merupakan bekas jajahan Inggris.

Sayang, hal itu urung terwujud karena ratu, pemerintah Inggris serta sejumlah pemimpin negara-negara anggota lainnya mendukung Charles.

Pertemuan tersebut bukan hanya menyetujui Charles sebagai pemimpin anyar persemakmuran, tetapi juga menjadi pertemuan terakhir negara-negara persemakmuran yang dihadiri Ratu.

Pasalnya, sang ratu dalam beberapa tahun belakangan ini sudah tidak pernah lagi melakukan penerbangan jarak jauh serta mulai mengurangi tugas-tugas resminya.

Seperti dijadwalkan, pertemuan dua tahunan negara-negara persemakmuran berikutnya akan diselenggarakan di Rwanda

Sementara itu, pertemuan puncak persemakmuran di London kali ini dihadiri ribuan delegasi dari anggota-anggota persemakmuran Inggris di seluruh dunia.

Mereka membahas berbagai masalah mulai dari masalah lingkungan, hak-hak perempuan dan juga perdagangan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait