Partai Demokrat Pecat Amin Santono

Tandaseru – Partai Demokrat memberhentikan dengan tidak hormat Amin Santono (AS), kadernya di Komisi XI DPR RI yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

“Sebagai bentuk dukungan kepada KPK dan tanggung jawab moril Partai Demokrat yang tidak memberikan ruang sedikit pun bagi koruptor, DPP Partai Demokrat memutuskan memberhentikan dengan tidak hormat saudara AS dari Partai Demokrat dan memberhentikan dari keanggotaan di DPR,” kata Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (5/5/2018) malam.

Amin Santono terjerat dalam OTT KPK pada Jumat (4/5) malam di Jakarta, bersama dengan sejumlah orang. Dia diduga menerima suap terkait dengan Dana Perimbangan Keuangan Daerah pada Rancangan APBN-Perubahan 2018.

Hinca mengatakan Partai Demokrat mengucapkan terima kasih kepada KPK yang turut membersihkan bangsa ini dari para pelaku korupsi dan membersihkan Partai Demokrat dari kader-kader yang korup.

“Partai Demokrat akan mendukung KPK dalam menegakkan hukum dan memberantas korupsi di semua lini termasuk di partai politik,” ujar Hinca.

Dia mengatakan semua urusan administrasi terkait pemberhentian AS tersebut segera diproses pada kesempatan pertama.

“Kami meminta maaf kepada masyarakat atas peristiwa tersebut. Demokrat akan konsisten mendukung pemberantasan korupsi dan tidak akan memberikan toleransi perilaku koruptif,” ujar Hinca.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -