Pascagempa Lombok, Pusdokkes Bantu Kelahiran Tiga Bayi di Tenda Darurat

Tandaseru – Polri telah menerjunkan 460 personel Brimob yang tergabung dalam Satgas Operasi Aman Nusa II. Dari jumlah tesebut, Polri mengikutsertakan Tim Kesehatan Pusdokkes untuk membantu personel Polda NTB pascagempa 7,0 SR yang mengguncang minggu lalu.

Tim Kesehatan Pusdokkes (Pusat Kedokteran dan Kesehatan) pimpinan AKP.dr.Utomo Budidarmo, SpOG, M.Kes Selasa (7/8/2018) berhasil membantu kelahiran tiga bayi di tenda darurat secara normal walaupun dengan bantuan alat seadanya.

Proses persalinan tersebut terpaksa dilakukan di tenda darurat Rumah Sakit Bhayangkara Mataram Polda NTB mengingat seluruh fasilitas umum terutama rumah sakit lumpuh total akibat gempa berkekuatan 7.0 SR.

Namun kekuatan dan ketabahan para korban juga tercermin dari para ibu hamil yang berusaha menjaga diri dan bayinya.

Suasana suka cita juga menyelimuti keluarga dan seluruh masyarakat yang turut menyaksikan proses hadirnya ketiga bayi ke dunia yang dimaknai sebagai suatu berkah di tengah duka pascagempa besar yang melanda Lombok.

Saat ini dikabarkan keadaan ibu dan bayi sehat. Berikut data ibu yang melahirkan dan bayinya:

  1. Ny. Nabila, melahirkan bayi perempuan pada pukul 14.25 dengan berat 3.400 gr dan tinggi 50 cm.
  2. Ny. Indriani, melahirkan bayi laki-laki pada pukul 14.30 dengan berat 3.300 gr dan tinggi 50 cm.
  3. Ny. Hartati, melahirkan bayi perempuan pada pukul 17.30 dengan berat 3.400 gr dan tinggi 50 cm.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -