Pascateror di Rumah Pimpinan KPK, Polisi Perketat Penjagaan 24 Jam Penuh

Tandaseru – Pascateror terhadap dua petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni Ketua Agus Rahardjo dan Wakil Ketua Laode M. Syarif, polisi melakukan penjagaan selama 24 jam penuh agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan terulang.

Kabid Humas Polda Metro JayavKombes Pol. Argo Yuwono mengatakan sebanyak 6 personel diturunkan guna mengamankan kediaman Agus dan Laode. Jumlah tersebut meliputi polisi berpakaian dinas maupun berpakaian preman.

“Rumah ketua KPK kita jaga, ada 6 personel 24 jam kita jaga, pakaian dinas ada juga pakaian preman yang memantau,” ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (10/1).

Selain itu, petugas patroli baik dari Polres Bekasi maupun Polres Jakarta Selatan juga disiagakan guna memberikan pengamanan bagi dua petinggi lembaga antirasuah tersebut.

“Dibantu patroli dari pada Polsek dan Polres Bekasi dan dari Polres Jakarta Selatan. Kita memberikam jaminan keamanan,” tambahnya.

Sebelumnya, kediaman Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarief menjadi sasaran tersebut teror bom molotov pada Rabu (9/1/2019). Dari informasi yang beredar, sekitar pukul 05.30 WIB ditemukan botol berisikan spirtus dan sumbu api. Setelah dilihat di kamera CCTV, sekitar pukul 01.00 WIB, ada orang dicurigai melakukan aktivitas di depan kediaman Laode.

Pihak kepolisian telah memeriksa saksi bernama Suwarni yang berjualan di depan rumah Laode. Dalam laporan polisi tersebut disebutkan, sekitar pukul 01.00 WIB saksi mendengar suara pecahan barang suara agak keras. Namun saksi tidak keluar rumah.

Sementara, benda diduga bom ditemukan oleh penjaga rumah Agus Raharjo pada Rabu pagi, pukul 05.30 WIB. Benda itu sempat dimasukkan ke dalam garasi rumah oleh penjaga keamanan.

Namun, saksi curiga pada benda yang tidak ada nama pengirim dan tujuan. Akhirnya saksi membongkar dan menemukan benda mencurigakan hingga melapor aparat kepolisian.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait