PBNU: Kapolri Mesti Tetap Fokus

Tandaseru — Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian tetap fokus pada tugasnya untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Tito diminta tak perlu risau isu tuduhan suap yang diungkap IndonesiaLeaks.

Said menekankan, Kapolri mengemban tugas berat terkait keamanan negara. Pascasukses melakukan pengamanan Asian Games, Polri sedang menjalankan tugas tidak ringan yaitu Asian Para Games dan Pertemuan IMF di Bali.

“Tak kalah penting, lanjut Said, Polri memiliki tugas berat pengamanan Pemilu Serentak 2019 mendatang,” kata Said, Jumat (12/10).

 
Dia melanjutkan, peran kepolisian juga sedang terkuras untuk membantu penanganan bencana di sejumlah kota di Tanah Air. Seperti bencana gempa di Lombok dan Sumbawa, NTB; bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah; dan gempa terbaru di Situbondo, Jawa Timur.
“Itu semua menguras tenagas terutama kepolisian untuk menjaga keamanan. Kita mendoakan semoga Pak Tito Karnavian diberi taufik dan kekuatan lahir batin dalam menjaga tugas yang sangat berat ini,” harap Said.

Said menegaskan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo juga telah mempertegas tak ada kaitannya Kapolri dengan pelaku suap impor daging Basuki Hariman seperti yang diungkap oleh Indonesia Leaks. Ia menilai kasus itu juga sudah selesai.

“Kalau yang kita dengar masalah yang menyinggung Kapolri sudah dijawab oleh KPK dan Humas Mabes Polri. Jadi apa lagi? Masalahnya sudah selesai,” tandasnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait