PDIP Pastikan Pecat Langsung Kadernya yang Terseret Korupsi

Tandaseru – PDI Perjuangan (PDIP) memastikan langsung memecat kadernya yang terseret tindak pidana korupsi. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jendral (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, saat menanggapi ditangkapnya para kader PDIP.

Tercatat mereka yang terseret kasus korupsi adalah Bupati Purbalingga dan Ketua DPC PDIP Purbalingga Tasdi, Wali Kota Blitar Muhammad Samanhudi Anwar sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Blitar dan Calon Bupati Tulungagung inkumben Syahri Mulyo.

Hasto mengungkapkan bahwa pihaknya pun langsung mengambil tindakan tegas. “Kami sudah memberikan sanksi tertinggi yang bisa kami lakukan, yaitu pemecatan seketika, tidak mendapat bantuan hukum dan mengakhiri karir politiknya,” kata Hasto, Minggu (10/6/2018).

Hasto pun mengaku heran masih saja ada kepala daerah yang ditangkap KPK. “Apakah memang sudah begitu rusak karakter dan mentalitas kita? Atau karena sistem pemilihan langsung yang mendorong sikap koruptif?,” ujarnya.

Hasto menegaskan, pihaknya mendukung sepenuhnya pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh penegak hukum, termasuk KPK. “PDIP tercatat sebagai partai yang langsung memberikan sanksi maksimum bagi para koruptor,” katanya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -