Pelaku Penyerangan Anggota Polisi Diduga Mengalami Stres Berat

Tandaseru – Pelaku penyerangan terhadap Kepala SPK Polsek Metro Penjaringan AKP M.A. Irawan bernama Rohandi pada Jumat (9/11) dini hari tadi diduga sedang mengalami depresi berat sehingga melakukan hal tersebut.

“(Diduga) depresi dia,” kata Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Racmat Sumekar saat dihubungi wartawan, Jumat (9/11).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Kompol Mustakim menyebutkan depresi yang dialami oleh Rohandi karena pelaku mempunyai penyakit getah bening yang tidak kunjung sembuh. Selain itu, pelaku juga dikabarkan di PHK dari tempat kerjanya.

“Dia punya penyakit. getah bening sudah dua tahun sudah pernah dioperasi dua kali tapi tidak sembuh-sembuh, dipecat dari tempat kerja sudah 3 tahun lalu,” jelasnya.

Sebelumnya, seorang pria bernama Rohandi menyerang Polsek Metro Penjaringan pada Jumat (9/11) sekitar pukul 01.35 WIB. Saat itu, korban datang dengan sepeda motornya dan langsung tiba-tiba menyerang anggota polisi dengan menggunakan golok dan pisau babi dengan mengucapkan kalimat takbir.

AKP M.A. yang kaget akan serangan itu langsung mencoba melawan hingga terjatuh dan akhirnya terkena sabetan di lengannya. Tidak habis disitu, pelaku pun kembali menyerang anggota polisi lain yang ada di ruang Reserse Kriminal dan PPA.

Namun, aksinya itu bisa dihentikan ketika salah satu anggota polisi memberikan tembakan di pangkal lengan pelaku dan pelaku berhasil diamankan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait