Pemda Belum Buat Tata Ruang yang Mengacu pada Peta CAT

Tandaseru – Pendayagunaan dan pengendalian daya rusak air tanah harus mengacu ke Peta Cekungan Air Tanah (CAT) agar ketersediaan air tanah dapat terus berkelanjutan.

Peta CAT seharusnya menjadi rujukan bagi Pemerintah Pusat dan Daerah untuk memberikan rekomendasi teknik (Rektek) dan perizinan yang berisi pada kedalaman berapa orang boleh mengambil air tanah dan titiknya,” ungkap ujar Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Andiani disela-sela acara Talkshow Air Tanah, di Bali, Rabu, (7/8).

Saat ini katanya Indonesia mempunyai 421 Cekungan Air Tanah (CAT) dan pengambilan, pengendaliannya atau konservasinya berdasarkan CAT. Namun saat ini, tata ruang yang dibuat Pemerintah Daerah belum merujuk kepada Peta CAT yang ada dan masih belum sinkron.

“Saat ini kami sedang menuju kearah bagaimana sebetulnya yang ideal dalam pengelolaan air tanah, tidak hanya menyiapkan kelembagaannya, regulasinya tapi bagaimana kita bekerja sama antarstakeholder dan juga antara Pemerintah Pusat dan Daerah,” jelas Andiani.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id