Pemerintah Cile akan Usir 2.000 Imigran Ilegal Hingga Akhir 2018

Tandaseru – Pemerintah Cile dikabarkan akan mengusir secara bertahap 2.000 imigran (warga asing) yang masuk secara ilegal hingga akhir 2018 ini.

Menurut Juru Bicara Pemerintah Cile, Cecilia Perez, para imigran yang akan diusir ini merupakan warga asing yang melakukan kejahatan.

“Akan ada sekitar 2.000 pengusiran warga asing yang melakukan kejahatan di negara kami,” ujar Cecilia  seperi dikutip AFP, Selasa (26/6/2018).

Cecilia menjelaskan target pengusiran pada kloter pertama adalah para warga asing yang memiliki rekam jejak kriminal.

Pada kloter selanjutnya, pemerintah Cile akan memulangkan imigran yang sedang menjalani masa tahanan dan juga para imigran yang telah menyelesaikan hukumannya.

“Setelah itu, kami baru akan mendeportasi semua imigran yang tak mengikuti proses resmi sejak April lalu,” jelasnya.

Cile sendiri memang dianggap sebagai salah satu negara ramah buat para imigran, namun mereka tidak mentolerir para pelaku kejahatan.

“Mereka yang melakukan kejahatan di negara mereka atau datang kemari untuk melakukan kejahatan adalah lawan kami,” tegas Cecilia.

Beberapa waktu lalu, Cile menerapkan kebijakan untuk mempermudah proses visa bagi warga Venezuela yang ingin kabur dari krisis politik di negaranya.

Walhasil, dalam empat tahun belakangan ini, Cile menjadi salah satu negara favorit para imigran.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -