Pemilu Malaysia, Lembaga Survey Ini Prediksi Najib Kalah dari Mahatir

Tandaseru.id – Partai Barisan Nasional (BN) pimpinan Perdana Menteri Najib Razak diprediksi bakal mengalami kekalahan pada pemilu Malaysia kali ini.

Seperti dikutip Reuters, Rabu (9/5/2018), Merdeka Center menyatakan pemilu kali ini menjadi jajak pendapat yang paling sengit dalam sejarah politik Malaysia.

Lembaga survey tersebut memprediksi kekalahan Najib diakibatkan isu keterlibatannya dalam korupsi miliaran dolar lembaga investasi 1 Malaysia Development Berhad (1MBD).

Hal itu telah dibantah Najib, ujung-ujungnya Najib mengesahkan Undang-Undang Anti-Berita Hoaks hingga pembubaran partai baru Mahathir.

Najib juga menawarkan janji-janji seperti pembebasan pajak penghasilan bagi warga berusia 26 tahun ke bawah, dua hari libur nasional tambahan, tol gratis selama Hari Raya Idul Fitri.

Meski begitu, berdasarkan hitungan Merdeka, BN hanya meraup 37,3 persen suara, sementara Partai Pakatan Harapan (Mahathir Mohamad), diperkirakan mendapat 43,4 persen suara.

Partai peserta pemilu Malaysia lainnya, Partai Islam Malaysia (PAS) diprediksi bisa mendapat suara hingga 19,3 persen.

Kumpulan Berita Terkait