Tanda Seru
Cek Fakta Berita di Indonesia

Penerimaan Pajak 2017 Capai 89,7 Persen dari Target APBN P

JAKARTA (!) – Direktorat Jenderal Pajak mengungkapkan penerimaan pajak tahun 201 7 mencapai Rp1.1 51 triliun atau 89,7% dari target dalam APBNP 201 7 dengan pertumbuhan year to year sebesar 4,08%.

“Apabila penerimaan yang sifatnya tidak berulang ini dikeluarkan dari perhitungan, maka pertumbuhan penerimaan pajak di tahun 201 7 mencapai 1 5,8%,” Hestu Yoga Saksama Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat dalam rilis tertulisnya, Jumat (5/1).

Angka pertumbuhan penerimaan ini lebih banyak dipengaruhi oleh Rp122,7 triliun penerimaan pada tahun 201 6 yang sifatnya tidak berulang yaitu penerimaan dari program Amnesti Pajak dan revaluasi asset tetap.

Sementara itu, pertumbuhan penerimaan ini selain disebabkan oleh faktor perbaikan ekonomi, khususnya di sektor komoditas seperti pertambangan dan perkebunan, juga mencerminkan peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak.

Pada tahun 201 7 sebanyak 12,05 juta Wajib Pajak menyampaikan SPT dari total 16,6 juta Wajib Pajak yang wajib menyampaikan SPT. Rasio kepatuhan ini merupakan yang tertinggi dalam catatan DJP.

Berdasarkan segmen pembayar pajak, pertumbuhan yang sangat pesat terjadi di segmen Orang Pribadi, terutama para peserta Amnesti Pajak. Pertumbuhan yang tinggi juga terjadi di segmen Wajib Pajak dengan penghasilan bruto tertentu yang membayar PPh Final 1 %.

“Hal ini mengindikasikan semakin meningkatnya kesadaran dan kepatuhan perpajakan sektor UMKM dan adanya perkembangan yang sehat di segmen ini,” ungkapnya

Rincian penerimaan pajak sbb:

Sumber Penerimaan2017 (Rp triliun)2016 (Rp triliun)
Amnesti Pajak1 2,01 04,0
Revaluasi Aktiva Tetap01 8,7
Total1 2,01 22,7

 

Anda mungkin juga berminat