Penulis Fire and Fury Ramal Jabatan Trump Segera Berakhir

LONDON (!) – Michael Wolff, penulis buku Fire and Fury: Inside the Trump White House, menyatakan jabatan Donald Trump sebagai presiden Amerika akan berakhir.

Ya, Wolff yang begitu kritis menilai setahun pertama Donald Trump mengatakan rahasia-rahasia yang dia ungkapkan bakal meyebabkan lengsernya Trump.

“Menurut saya, sejauh ini salah satu dampak menarik dari buku ini adalah soal kebenaran yang selama ini disangkal,” kata Wolff dalam wawancara dengan Radio BBC seperti dikutip Reuters, Minggu (7/1).

Wolff juga menyatakan tulisan yang dia sampaikan di buku itu telah menggambarkan ketidakmampuan Trump menjalankan tugasnya.

“Tiba-tiba di mana-mana saat ini, orang-orang mengatakan kebenaran yang selama ini mereka sangkal,” kata dia lagi.

Ya, dalam buku Fire and Fury: Inside the Trump White House, Wolff mencoba menggambarkan kekacauan di Gedung Putih, karena mempunyai presiden yang tidak siap ketika menang pemilu 2016.

Tak hanya itu, dalam buku tersebut Wolff juga menuliskan cemoohan mantan ajudan Trump yang terus mengkiritik presiden Amerika itu lantaran tak mampu memimpin Amerika.

Merasa di serang melalui buku, Trump bereaksi di Twitter untuk menyerang balik Wolff dan mantan ajudan utamanya, Steve Bannon.

“Michael Wolff adalah pecundang yang mengarang cerita supaya bukunya yang membosankan dan bohong itu laku,” cuit Trump.

Tak hanya itu, Trump juga menumpahkan kemarahannya pada Bannon yang disebutnya menangis agar tidak dipecat dari jabatannya.

“Sekarang si urakan Bannon sudah dibuang seperti anjing oleh hampir semua orang. Sayang sekali,” kata Trump lagi.

Steve Bannon sendiri, sebelumnya memiliki jabaran strategis di pemerintahan Trump, setelah itu dia jadi pemimpin perusahaan media daring Breibart News.

Kumpulan Berita Terkait