Terkait Penyerangan Mapolda Riau, Lima Personel Terima Kenaikan Pangkat

Tandaseru – Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada lima personel Polda Riau yang gugur, terluka, serta yang berhasil melumpuhkan empat tersangka teroris.

Empat personel Polda Riau tersebut yaitu Kombes Rudi Syarifudin merupkan anggota Polda Riau yang menjabat sebagai Direktur Lalu Lintas. Pada saat kejadian, Dirlantas berhasil menembak mati tiga dari empat tersangka teroris sekaligus.

Brigadir Kepala JB Panjaitan yang memperoleh kenaikan pangka menjadi Ajun Inspektur Dua (Aipda) merupakan anggota PS Hartip II Provost Polda Riau.

Dalam insiden serangan teroris pada Rabu pagi kemarin (16/5) itu, JB Panjaitan yang biasa bertugas jaga di lobi Mapolda Riau berhasil menembak mati salah satu tersangka.

“Brigadir Panjaitan yang saat itu sedang jaga, berani ambil langkah. Kemudian satu tersangka berhasil ditemba mati. Maka saya berikan juga penghargaan KPLB dari Brigadir menjadi Ajun Inspektur Dua,” jelas Kapolri.

Kompol Farid Abdullah, personel Bidkum Polda Riau yang terluka pada bagian kepala belakang memperoleh kenaikan pangkat menjadi AKBP Farid Abdullah. Kemudian Brigadir John Hendrik anggota Propam Polda Riau menerima kenaikan pangkat menjadi Aipda.

Sementara anggota Polda Riau Haji Ipda Auzar yang gugur dalam insiden serangan teroris tersebut terlebih dahulu menerima kenaikan pangkat menjadi Iptu Luar Biasa Anumerta Auzar.

Kapolri menyematkan langsung penghargaan tersebut kepada dua personel Polda Riau masing-masing Komisaris Besar Polisi Rudi Syarifudin dan Brigadir Kepala Polisi JB Panjaitan di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Kamis pagi.

“Kombes Rudi, beliau Dirlantas yang berhasil tembak mati tiga tersangka (teroris) sekaligus,” kata Kapolri.

Kapolri mengatakan dirinya ingin memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat kepada Kombes Rudi Syarifudin menjadi bintang satu atau Brigadir Jenderal Polisi.

Namun, dia mengatakan saat ini belum tersedia jabatan bagi bintang satu sehingga untuk sementara dia mengatakan Kombes Rudi menerima pin emas.

“Saya inginnya KPLB tapi karena ruang jabatan belum tersedia untuk bintang satu, sementara kita berikan pin emas,” ujarnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -