Jangan Asal Berikan Pertolongan CPR Saat Darurat, Begini Langkah yang Tepat!

Tandaseru – Salah satu teknik pertolongan pertama yang wajib dikuasai adalah metode Cardiopulmonary Resuscitation (CPR). Memberikan pertolongan CPR saat darurat akan dapat menyelamatkan nyawa seseorang.

CPR sendiri adalah teknik kompresi dada dan pemberian nafas buatan untuk korban serangan jantung atau korban tenggelam, dimana detak jantung seseorang berhenti mendadak.

Tak perlu menunggu petugas medis untuk dapat melakukan teknik CPR, asal tahu tentang dasar-dasar teknik CPR, Anda pun dapat melakukannya.

Namun karena hal ini berhubungan dengan nyawa seseorang, maka Anda tak boleh sembarangan dalam melakukan CPR.

Sebelum melakukan pertolongan CPR saat darurat, pastikan kondisi sekitar kondusif

Pastikan kondisi di sekitar cukup kondusif dan aman untuk melakukan tindakan pertolongan.

Cek kondisi dan respon korban

Setelah memastikan kondisi disekitar aman, segera cek kesadaran korban. Gunakan panggilan suara, perhatikan gerakkan dada untuk melihat apakah korban masih bernafas atau tidak, lalu dapat pula dengan menepuk pundaknya.

Jika korban tidak memberikan respon apapun, segera berikan tindakan CPR serta segera hubungi petugas medis terdekat.

Teknik CPR dibagi menjadi 3, yaitu lakukan kompresi dada, buka jalur nafas dan jika korban belum memberikan respon berikan nafas buatan. Simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini.

Pertama, kompresi dada bertujuan untuk mengembalikan sirkulasi darah

Baringkan korban di tempat yang rata dan cukup keras untuk mendukung postur tubuhnya. Kemudian berlutut di samping bahu dan leher korban.

Letakkan satu telapak tangan di atas dada (tepatnya diantara puting) dan letakan telapak tangan satunya tepat diatas tangan Anda.

Tekan bagian dada kira-kira sedalam 5cm sebanyak 30 kali atau sekitar 100-120 kali/menit, tekan kuat-kuat dan cepat. Lalu cek apakah tanda-tanda pernafasannya telah kembali.

Kedua, buka jalur nafas

Setelah 30 kali kompresi dada, buka jalur pernafasan korban dengan menengadahkan kepalanya sedikit keatas.

Untuk membuka jalur nafasnya, angkat dagu korban ke depan lalu periksa nafasnya, lebih kurang 5-10 detik.

Perhatikan gerakan dada, dengarkan suara nafasnya, dan rasakan hembusan nafasnya dengan cara mendekatkan pipi dan telingamu.

Ketiga, jika korban belum memberikan respon maka berikan nafas buatan

Langkah ketiga ini bisa Anda lakukan jika sudah lulus tes CPR. Nafas buatan ini bukan hanya diberikan dari mulut ke mulut, Anda juga bisa memberikannya dari mulut ke hidung.

Jepit hidungnya, lalu tempelkan mulut Anda ke mulut atau hidung korban hingga tersegel rapat.

Berikan korban nafas buatan pertama selama 1 detik, lihat apakah sudah ada tanda korban bernafas atau belum.

Jika belum, coba perbaiki posisi lehernya, kemudian ulangi proses kompresi dada sebanyak 30  kali yang diikuti 2 kali nafas buatan. Lakukan sampai korban sadar atau petugas medis datang.

Agar dapat melakukannya, Anda harus mengikuti pelatihan khusus dan mendapatkan akreditasi dari beberapa lembaga medis yang terkait. Jelas hal ini tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang ya.

Walau pun memberikan pertolongan CPR saat darurat dapat menyelamatkan nyawa orang lain, Anda tidak boleh melakukannya dengan sembarangan. Sebab hal ini berhubungan dengan nyawa seseorang.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait