Piala AFF Suzuki 2018, Ini Penyebab Kekalahan Indonesia dari Singapura

Tandaseru – Kekalahan Tim Nasional Indonesia dari Singapura 0-1 pada laga pembuka Piala AFF Suzuki 2018 di Stadion Nasional Singapura menjadi pelajaran yang berharga dengan sejumlah kesalahan.

Timnas Indonesia yang dimotori Hansamu Yama tidak berjalan dan bermain sebagaimana mestinya yang pernah dilakukan pada sejumlah pertandingan uji coba.

Penyerang sudut kiri dan kanan yang diharapkan dari Febri dan Irfan pergerakannya mandeg, bahkan di bagian tengah Stefano Lilipaly dan Goncalves juga tak berjalan seperti yang diharapkan.

Permainan Indonesia seolah-olah sudah dapat dibaca oleh pemain Singapura. Fandy Ahmad sang pelatih Singapura ternyata cerdik untuk memanfaatkan pola permainan Indonesia dan sekaligus meredamnya.

Hal yang paling merugikan Indonesia juga dari sisi waktu pergantian pemain. Sedikit terlambat dan pemain pengganti juga justru membawa situasi emosional yang merugikan tim Indonesia untuk menyamakan kedudukan.

Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti menyatakan bertanggung jawab atas semua kejadian di lapangan. Jadi pekerjaan rumah buat saya, bagaimana membangkitkan mental pemain.

“Pertandingan pertama biasanya tekanan sangat berat dan harus siap mental. Pemain yang bermain baik biasanya mereka yang bisa menyiapkan mentalnya dengan baik juga. Ini tanggung jawab saya,” kata Bima.

Buat Bima, faktor mental cukup penting. Ia ingin pemainnya bisa mengontrol emosinya. Pemain seharusnya fokus pada pertandingan dan selalu waspada selama pertandingan.

“Saya rasa Singapura memiliki organisasi permainan yang baik untuk pertahanan. Selain itu juga transisi setelah bertahan ke menyerang bagus. Selanjutnya kami harus bekerja lebih keras dan menang melawan Timor Leste,” jelasnya.

Pada laga selanjutnya, Hansamu Yama dkk harus mampu mengalahkan Timor Leste pada laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (13/11) mendatang.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait