Polda Bali Tangkap Tiga Pelaku Penyiraman Air Panas pada ART

Tandaseru – Polda Bali menangkap tiga tersangka pelaku penyiraman air panas, terhadap Eka Febriyanti (21) yang merupakan Asisten Rumah Tangga (ART) di Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa (7/5) lalu.

Ketiganya ditangkap setelah dilaporkan oleh korban ke SPKT Polda Bali. Korban menyebutkan peristiwa tersebut terjadi Selasa (7/5) sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itu, ia gagal menemukan gunting besi dan dihukum dengan menyiram air panas yang baru mendidih.

Ketiga pelaku yakni, Desak Made Wiratiningsih sebagai pemilik rumah, Santi Yuni Astuti sebagai pembantu, dan Kadek Erik Diantara yang merupakan satpam rumah.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum), Polda Bali Kombes Andi Fairan mengatakan tersangka ditangkap di rumahnya di sekitar Stadion Kapten Dipta, Gianyar.

Setelah mengalami penyiksaan, keesokan harinya sekitar pukul 08.30 Wita, korban kabur dari rumah majikannya. Saat itu, majikannya tidur dan Santi sedang mandi di kamar mandi.“Waktu itu tidak ada orang, korban kemudian loncat dari tembok ke luar rumah dan lari menuju warung di dekat sana,” ujarnya.

Karena tak punya uang, korban lantas berjalan kaki hingga dicarikan angkutan anggota Kepolisian ke Nusa Dua untuk bertemu keluarganya.“Hingga, ia bertemu dengan temannya dan baru mendapatkan perawatan di Puskesmas Kuta Selatan,” ujarnya.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait