Polda Jabar Ungkap Peredaran 1 Ton Mie Berformalin dari Cianjur

BANDUNG (!) – Sebanyak 1 ton mie basah berformalin yang dibuat di Canjur siap edar ke berbagai pasar di Bandung digagalkan Polda Jawa Barat. Polisi menangkap pelaku MS (44) di Pasar Caringin, Kota Bandung.

“Mie tersebut merupakan hasil produksi dari tersangka MS yang diproduksi di pabrik mie yang beralamat di Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur,” ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Bandung, Kamis (11/1)

Agung mengatakan, kasus ini terungkap saat jajaran Ditreskrimsus Polda Jabar menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan dari salah satu mobil pick up di Pasar Caringin.

“Setelah diperiksa, kendaraan tersebut memuat mie basah. Kita awalnya menduga mie itu mengandung formalin karena cara menyimpannya tertutup rapat, seolah disembunyikan,” katanya.

Agung menjelaskan pelaku sudah menjalani aksinya selama 10 bulan. Dalam dua hari, MS dapat menghasilkan 700 kilogram mie berformalin yang kemudian diedarkan di Pasar Caringin.”Keuntungan rata-rata sebesar lebih dari Rp.500.000 untuk setiap kali penjualan,” katanya.

Dari pengungkapan tersebut, polisi akan terus mengembangkan wilayah pemasaran mie berformalin racikan MS. Polisi mengkhawatirkan mie berformalin tersebut tidak hanya diedarkan di Pasar Caringin saja, namun masuk ke pasar-pasar lain.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu ton mie berformalin, enam karung terigu, mesin penggiling, cetakan mie, pewarna makanan, minyak kacang, tawas, dan lainnya.

“Tersangka dikenakan pasal 136 huruf a dan b Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman pidana 5 tahun penjara,” kata dia. (Ant)

Kumpulan Berita Terkait