Polda Kalbar Bebaskan 203 Orang  Perusuh Setelah Dapat Jaminan Kesultanan Pontianak

Tandaseru – Polda Kalbar membebaskan 203 orang  perusuh setelah mendapat jaminan dari Forkopimda dan Kesultanan Pontianak.

Forkopimda dan Kesultanan Pontianak menjamin warganya tidak akan membuat atau mengulangi perbuatan (perusakan atau pemblokiran jalan) tersebut.

“Hari ini, sebanyak 203 orang itu kami kembalikan semuanya kepada orangtua masing-masing, dengan jaminan dari Gubernur Kalbar, Sultan Pontianak, dengan maksud memberikan rasa aman, dan mereka berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut, dan apabila melakukannya lagi, maka langsung diproses hukum,” ujar Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Didi Haryono, Kamis (23/5).

Dari hasil pengakuan mereka, perbuatan mengganggu lalu lintas umum kemarin, dipicu setelah melihat kejadian di Jakarta melalui televisi dan medsos. “Untuk penetapan tersangka atau lainnya, tentunya masih dalam proses penyidikan, dan didukung oleh alat bukti yang kini masih terus dikumpulkan,” katanya.

Data Polda Kalbar, mencatat kericuhan pada Rabu 22 Mei ada delapan anggota polisi yang mengalami luka-luka, dua di antaranya mengalami luka tembak di bagian kaki diduga menggunakan senjata rakitan, dan dua personel TNI yang juga mengalami luka akibat lemparan batu perusuh tersebut

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait