Polda Metro Hentikan Penyelidikan Kasus Pencemaran Nama Baik Libatkan Sohibul Iman

Tandaseru – Polda Metro Jaya telah menghentikan kasus yang melibatkan Presiden PKS, Sohibul Iman yang dilaporkan oleh Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah atas tuduhan dugaan pencemaran nama baik.

Penghentian penyelidikan ini, kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono adalah buntut dari Fahri Hamzah yang mengirimkan surat kepada Direktur Reserse Kriminal Khusus melalui kuasa hukumnya terkait dengan pencabutan laporan.
“Ya sudah kita hentikan penyelidikan,” kata Argo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (17/5/2018).
Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini mengungkapkan dalam kasus ini penyidik tidak akan menerbutkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) karena kasusnya masih dalam tahap penyelidikan belum ke tahap penyidikan. “Artinya polisi masih penyelidikan. Kalau sudah penyidikan, kita SP3. Ini masih penyelidikan,” ujar dia.
Sebelumnya, Kuasa hukum Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, Mujahid A Latief menyambangi Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk memberikan surat pencabutan laporan terhadap Presiden PKS Sohibul Iman terkait kasus dugaan pencemaran nama baik.
“Saya hari ini, amanahnya adalah menyampaikan surat yang surat itu isinya adalah pencabutan laporan yang telah disampaikan,” kata Latief kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (14/5/2018).
Seperti diketahui, Fahri Hamzah melaporkan Sohibul Iman ke Polda Metro Jaya, karena menduga Sohibul telah melakukan pencemaran nama baik, karena Fahri disebut sebagai pembohong dan pembangkang di PKS. Laporan Fahri itu telah diterima dan teregistrasi dengan nomor LP/1265/III/2018/PMJ/Dit. Reskrimsus per 8 Maret 2018.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -