Polda Metro Jaya dan FBI Tangkap Dua Hacker di Surabaya

JAKARTA (!) – Subdit IV Cyber Crume Direktorat Reserse Kriminal Khusus berkerja sama dengan Federal Bureau of Investigasi (FBI) mengungkap pelaku tindak pidana cyber yang meretas sebanyak 600 website di dalam negeri dan luar negeri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo membenarkan pihaknya mengungkap dua pelaku yang sudah menjadi hacker dan meresahkan masyarakat ini.

“Iya benar telah ditangkap dua tersangka pelaku kejahatan cyber kemarin pada Minggu (11/03),” kata Kombes Pol Argo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/03).

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini menjelaskan dua tersangka yang berhasil ditangkap adalah KPS dan NA yang tergabung dalam suatu kelompok yang mereka namakan SBH. Selain dua tersangka, polisi masih mencari empat tersangka lainnya.

“Untuk KPS yang merupakan pendiri SBH beralamatkan di Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya. Sedangkan untuk NA yang merupakan anggota SBH beralamatkan di Gubeng, Surabaya,” jelasnya.

Dalam meretas 600 website, para pelaku dapat meraih keuntungan dengan cara memeras calon korbannya dengan pembayaran melalui Bitcoin ataupun Paypal.

“Mereka menjebol sistem pengamanan (dengan cara hacking) dari sistem elektronik milik orang lain. Kemudian mengancam atau menakut-nakuti dengan meminta sejumlah uang,” ucap Argo.

Saat ini, kedua pelaku sudah diamankan di Polrestabes Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti yang berhasil diamankan polisi adalah dua buah handphone, laptop dan modem.

Atas perbuatannya, kedua pelaku disangkakan Pasal 30 Juncto Pasal 46 dan atau Pasal 29 Juncto 45B dan atau Pasal 32 Juncto Pasal 48 UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 3,4,5 UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -