Polda Metro Jaya Perketat Pengamanan Pilkada DKI

Pilkada DKI Putaran II

JAKARTA (!)-Polda Metro Jaya memperketat pengamanan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua dengan pola pengamanan berbeda dari sebelumnya.

“Untuk putaran kedua ini pola pengamanannya 112. Artinya dalam satu TPS akan ada satu anggota polisi dan dua petugas ketertiban. Kemudian ada panitia KPPS, juga pengawas independen yang dibentuk KPU,”ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono Senin (17/4)

Argo menyatakan sudah berkoordinasi dengan semua pihak. Serta dalam internal sudah ditingkatkan jadi waspada. Artinya semua anggota polisi selalu siap dan stand by.

“Nanti ada petugas patroli gabungan. Jadi setiap kelurahan ada yang patroli antar- TPS dengan sepeda motor. Dari gabungan Polri dan TNI akan mengawasi tiap tiap TPS.  Ada yang patroli dengan mobil juga, itu patroli antar-kelurahan, ada juga antar-kecamatan. Jadi ada pasukan yang stand by untuk patroli keliling Jakarta.” Ujarnya

Polda sudah mengeluarkan maklumat yang berisi larangan mobilisasi massa ke Jakarta. Maklumat itu dikeluarkan Kapolda Metro Jaya dan telah ditandatangani ketua KPU DKI Jakarta Sumarno, serta Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti.”Nanti kalau dilaksanakan akan kami kembalikan ke daerah asal. Kalau tetap memaksa ada pelanggaran pidana, kita amankan,” ujar Argo.(ab)

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait